Arsip untuk Juli, 2008

h1

Panduan Instalasi WordPress Cara Manual

Juli 30, 2008

Seperti yg di-rikues sebelumnya oleh beberapa rekan, berikut ini panduan untuk melakukan instalasi WordPress dengan cara manual. Kenapa tidak menggunakan Fantastico bawaan CPanel atau fasilitas2 auto-install dari control panel web hosting lain? Karena workshop WordPress yg sedang berlangsung sebagian masih menggunakan WordPress v2.07, sedangkan fasilitas2 auto-install tersebut biasanya akan menginstall versi terbaru dari WordPress (v2.1 saat artikel ini ditulis).

Persiapan

Yg harus disiapkan pertama kali adalah script WordPress itu sendiri. Jika Anda belum punya, Anda dapat mendownloadnya langsung di situs WordPress. Atau jika Anda ingin menginstall versi 2.07 untuk keperluan workshop, unduh filenya terlebih dahulu di sini.

Untuk program FTP, kita akan menggunakan aplikasi FTP berbasis web yg bernama Net2FTP. Anda bisa memasangnya sendiri di hosting Anda jika mau (open source), jika tidak, bisa gunakan milik saya di sini. Jangan khawatir, sudah dikonfigurasi supaya tidak melakukan logging kok, jadi gak perlu khawatir data loginnya saya ambil.

Membuat Database

Sebelum mulai instalasi, kita akan membuat database baru terlebih dahulu. Ikuti langkah2 di bawah ini (asumsi, hosting Anda menggunakan CPanel):

  1. Login ke dalam CPanel hosting. Klik pada menu MySQL.
  2. Pada bagian Current Databases, masukkan nama database yg ingin Anda buat pada kolom New Database. Misal, workdb. Tekan tombol Create Database. Database yg dibuat akan memiliki nama dengan format usernamehosting_namadatabase. Jika username hosting Anda adalah XXX dan database yg Anda buat adalah YYY, maka keseluruhan nama databasenya adalah XXX_YYY.
  3. Untuk meningkatkan keamanan, sebaiknya siapkan user baru untuk masing2 database. Pada bagian Current Users, masukkan nama user pada kolom Username dan password yg diinginkan pada kolom Password. Tekan tombol Create User untuk konfirmasi. Sama dengan database, user yg dibuat akan memiliki nama dengan format usernamehosting_usernamedatabase.
  4. Terakhir, pada bagian Add Users To Your Databases, pilih user yg baru Anda buat dari pulldown menu sebelah kiri. Selanjutnya, pilih database yg baru Anda buat pada pulldown menu sebelah kanan. Jika checkbox Priviledge ALL belum tercentang, klik agar tercentang. Tekan tombol Add User To Database.
Jika Anda ingin menginstall lebih dari satu WordPress di hosting yg sama, siapkan database tersendiri untuk masing2 installasi WordPress. WordPress sendiri sebenarnya mendukung penggunaan 1 database untuk lebih dari satu instalasi WordPress, tapi sebaiknya hal ini dihindari demi pertimbangan perfomance dan keamanan.

Mengupload WordPress

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, kita akan menggunakan aplikasi web Net2FTP di sini. Berikut ini langkah2nya:

  1. Bukalah alamat berikut ini pada web browser Anda: http://webftp.sitecows.com. Anda juga dapat menggunakan layanan Net2FTP lain, seperti yg disediakan oleh Dreamhost di http://webftp.dreamhost.com. Lakukan login ke FTP server situs Anda dengan mengisikan data2nya di form login seperti pada gambar berikut dan pastikan kolom Initial Directory terisi /public_html.Step 1 Images
  2. Jika Anda ingin menginstall WordPress di dalam subdirektori, tekan tombol New Dir dan pada layar berikutnya masukkan nama direktori yg ingin Anda buat. Klik gambar centang untuk membuat direktori dan selanjutnya tekan gambar panah kiri untuk kembali ke root direktori. Klik nama subdirektori yg baru Anda buat untuk berpindah ke direktori tersebut.
  3. Tekan tombol Upload. Pada bagian Archives (zip, tar, tgz, gz), tekan tombol Browse dan pilih file WordPress yg sebelumnya telah Anda download. Tekan gambar centang untuk memproses.Step 3 Images

    Tunggu hingga proses upload selesai dan tekan gambar panah kiri untuk kembali ke layar sebelumnya.

  4. Biasanya, WordPress akan secara otomatis terupload ke dalam subdirektori wordpress. Karena kita tidak ingin ia terinstall di sana, klik pada subdirektori wordpress untuk masuk ke dalam direktori tersebut.Step 4 Images

    Pada layar berikutnya, tunggu sampai seluruh halaman ter-load (PENTING!) dan klik tulisan All. Ini akan membuat seluruh file dan subdirektori yg ada terpilih.

    Step 5 Images

    Karena kita akan memindahkan file2 tersebut, tekan tombol Move. Pada layar berikutnya, di sebelah tombol Set all target directory, ubahlah isinya ke /public_html (jika Anda ingin menginstall WordPress di root direktori) atau /public_html/namadirektori (jika Anda ingin menginstall WordPress di dalam subdirektori tertentu). Tekan tombol Set all target directory, tunggu beberapa saat, dan lanjutkan dengan meng-klik tanda centang untuk memulai proses pemindahan file.

    Step 7 Images

    Seperti biasa, tekan gambar panah kiri untuk kembali ke layar sebelumnya.

  5. Berpindahlah ke direktori/subdirektori tempat Anda memindahkan file2 di atas dengan meng-klik public_html (untuk root direktori) atau nama subdirektorinya pada Directory Tree.Step 8 Images

    Tunggu sampai halaman ter-load keseluruhan. Scroll sedikit ke bawah dan cari file wp-config-sample.php. Beri centang pada checkbox di sebelahnya untuk memilih file tersebut dan selanjutnya klik pada tombol Rename di bagian atas.

    Step 9 Images

    Pada layar berikutnya, ubahlah wp-config-sample.php menjadi wp-config.php pada kolom New Name. Tekan tanda centang untuk merubah nama file dan selanjutnya tekan gambar panah kiri untuk kembali ke layar sebelumnya.

    Step 11 Images

  6. Langkah terakhir adalah mengubah konfigurasi database WordPress. Carilah file wp-config.php dari tabel daftar file dan tekan link Edit yg ada di sebelah kanannya.Step 12 Images

    Pada layar berikutnya, ubahlah setting database sesuai dengan yg data database yg telah dibuat pada tahap sebelumnya. Jika sudah, tekan ikon disket untuk menyimpan. Jika sudah tersimpan, tekan gambar panah kiri untuk kembali.

    Step 13 Images

  7. Tekan ikon berwarna merah yg ada di kanan atas (sori, lupa gambarnya) untuk keluar dari aplikasi Net2FTP.

Menginstall WordPress

  1. Pada jendela web browser Anda, ketikkan alamat berikut: http://www.namadomain.com/install.php. Sesuaikan alamat tersebut apabila Anda mengupload WordPress ke dalam subdomain atau subdirektori tertentu.
  2. Masukkan nama blog Anda pada kolom Weblog Title dan alamat email Anda pada kolom Your E-Mail. Tekan tombol Continue To Second Step untuk melanjutkan.Step 14 Images
  3. Selesai :) Anda dapat melihat informasi login Anda dengan password yg secara otomatis telah di-generate secara acak. Gunakan informasi tersebut untuk login ke dalam control panel WordPress melalui link yg ada di halaman tersebut.Step 15 Images
Artikel ini ditulis oleh Cosa Aranda dan pertama kali dipublikasikan pada tanggal 17 February 2007. Artikel ini disponsori oleh LowonganPekerjaan.Net, situs penyedia informasi lowongan kerja terbaru tahun ini. Artikel bebas untuk didistribusikan ulang untuk keperluan non-komersil selama mencantumkan nama penulis dan sumber artikel serta tidak merubah isi.
h1

Cara Gampang Cari Backlink

Juli 18, 2008

Lake House Images

Sebagus apapun situs Anda, tanpa backlink (atau ada yg menyebutnya link back) ia bagaikan sebuah rumah kecil di tengah danau luas yg berisi ikan2 piranha ganas. Mungkin ilustrasinya terlalu berlebihan, tapi intinya, backlink bagaikan jalan yg menghubungkan situs Anda dengan pengguna internet. Tanpa backlink, jangankan pengunjung, crawler mesin pencari, yg bisa Anda bayangkan sebagai angkot, juga gak mungkin mampir.

Berpindah dari rumah terpencil, sekarang bayangkan sebuah pusat perbelanjaan yg besar, megah, dan banyak dikunjungi orang. Tempat2 seperti itu pasti memiliki fasilitas transportasi yg memadai, termasuk banyaknya jalan alternatif menuju lokasi. Gak mungkin kan ada developer yg membangun sebuah mall di tempat yg susah diakses? Nah, jika kembali pada analogi backlink di awal, maka agar situs kita ramai dikunjungi orang, kita harus punya banyak backlink. Selain itu, semakin banyak backlink, semakin populer lah situs kita (ingat PageRank milik Google).

Lalu bagaimana cara menciptakan backlink?

Untuk mereka yg sudah mempunyai banyak situs tentunya bukan hal yg sulit. Cukup beri tautan ke situs yg diinginkan dari situs2 yg lain. Beres.

Cara lain adalah dengan membeli atau menyewa link dari situs lain. Menggunakan Text-Link-Ads (ref) atau AdBrite (ref) misalnya. Tentu saja, cara ini butuh dana yg tidak sedikit. Tapi biasanya, hasil yg diperoleh sebanding dengan biaya yg dikeluarkan.

Di sisi lain, cara yg lebih ekonomis adalah bertukar link (istilah kerennya: link exchange) dengan situs milik teman kita. Sukur2 kalo punya banyak teman yg mau berbaik hati untuk bertukar tautan. Hanya jangan lupa, usahakan untuk bertukar dengan situs2 yg bertopik sejenis dengan situs Anda.

Nah, bagaimana jika Anda termasuk golongan yg (a) baru punya satu atau sedikit situs web; (b) tidak punya dana untuk membeli atau menyewa link; dan (c) tidak punya teman untuk bertukar link ?

Solusi yg paling baik adalah memanfaatkan layanan link exchange dari pihak ketiga. Banyak situs2 di internet yg menawarkan jasa link exchange ini secara gratis, tapi yg harus diperhatikan, tidak semuanya efektif dalam memberikan backlink. Bahkan, terus terang dulu saya tidak mempercayai satu pun layanan2 tersebut, sampai akhirnya sejak beberapa waktu lalu mencoba sendiri dan menikmati hasilnya.

Salah satu layanan link exchange yg telah terbukti berhasil mendatangkan backlink adalah Co-Op Advertising Network milik DigitalPoint. Secara singkat, konsepnya adalah kita mendapat 1 poin untuk setiap satu link (milik member lain) yg ditampilkan di situs kita. Semakin banyak link yg tampil, dan semakin sering link tersebut ditampilkan, semakin banyak pula poin yg kita peroleh. Nah poin ini merupakan jatah berapa kali link situs kita ditampilkan di situs member lain.

Berikut ini langkah2 untuk bergabung dan menggunakan jasa tersebut.

  1. Masuk ke situs Co-Op Advertising Network (ref) dan buatlah account di sana.
  2. Masukkan data situs yg ingin Anda beri backlink dan klik Submit. Perhatikan contohnya pada gambar di bawah ini:Step 1 Images
  3. Klik menu Setup Instruction dan ubah nilai pada form menjadi seperti pada gambar berikut.Step 2 Images
    Pada kolom Separated Ads With, ubah
    menjadi & nbsp;& nbsp;|& nbsp;& nbsp; (hapus spasinya) jika ingin menampilkan daftar link secara horisontal.
  4. Selanjutnya, ikuti instruksi2 yg diberikan, termasuk untuk membuat file di server dan menambahkan kode Link Exchange ke dalam situs kita.
  5. Jika sudah, tekan tombol Back untuk kembali ke halaman utama Co-Op Advertising Network. Lihat bagian bawah. Pada tabel, klik pilihan Enable pada kolom situs Anda.
  6. Jika di bagian atas ada link untuk melakukan validate, tekan juga link tersebut untuk mem-validasi dan mengaktifkan account Anda.
  7. Selesai :)
Langkah2 di atas mungkin agak membingungkan apabila hanya dibaca. Saran saya, bacalah sembari mencobanya langsung.

Salah satu situs saya, dengan menggunakan layanan ini selama seminggu, telah berhasil mengumpulkan backlink sebanyak 8000 buah! Cukup efektif dan praktis kan? :)

Layanan link exchange lain yg telah terbukti hasilnya:

Selamat mencoba :)

PS:

(1) Gambar diambil dari http://www.lake-macquarie.com/_images/16.jpg

(2) Gara2 nulis artikel ini jadi dapet ide untuk nulis artikel Istilah2 SEO, hehehehe.

Artikel ini ditulis oleh Cosa Aranda dan pertama kali dipublikasikan pada tanggal 31 January 2007. Artikel ini disponsori oleh LowonganPekerjaan.Net, situs penyedia informasi lowongan kerja terbaru tahun ini. Artikel bebas untuk didistribusikan ulang untuk keperluan non-komersil selama mencantumkan nama penulis dan sumber artikel serta tidak merubah isi.
h1

Pengalaman (Orang Lain) Adalah Guru Yang Baik

Juli 18, 2008

Saya paling suka mendengar pengalaman dari pebisnis internet-pebisnis internet. Saat mengunjungi suatu tempat dan ada jadwal yang kosong, biasanya saya mencoba untuk menghubungi teman-teman yang ada di sana untuk sejenak bertemu dan ngobrol-ngobrol. Topik utamanya, tentu saja berbagi informasi dan pengalaman terbaru seputar bisnis internet.

Di sela jadwal seminar “Tambang Dolar di Bisnis Internet” lalu misalnya, saya sempat bertemu dengan salah satu internet marketer terbaik yang dimiliki negara kita. Yang bukan pemain affiliate serius kemungkinan besar tidak mengenal namanya, tapi kemampuannya sudah diakui oleh banyak pemasar internet terkemuka di luar negeri. Soal penghasilan beliau? Gak perlu ditanya lagi lah, 4-5 digit dolar bagaikan uang receh.

Dari pengalaman-pengalaman yang ia utarakan, banyak sekali pelajaran berharga yang bisa saya ambil.

Tentang pentingnya memiliki fokus dan target.

Tentang pentingnya untuk tidak menyerah.

Dan tentang pentingnya untuk berbagi.

Beberapa bulan lalu pun di Jogja saya juga pernah bertemu dengan orang hebat lainnya. Cirinya mirip: penghasilan berlimpah, low profile, tapi tidak banyak yang mengenalnya. Dari pertemuan tersebut saya belajar tentang pentingnya meletakkan telur di keranjang yang berbeda serta pentingnya mencoba berbagai cara untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Bahkan minggu lalu, melalui obrolan via YM, saya belajar satu hal lagi darinya, bahwa yang kecil pun bisa menjadi besar jika kita benar-benar mau menekuninya.

Flashback sekitar satu tahun yang lalu, saat beberapa kali saya mengadakan workshop bisnis internet versi hemat di Surabaya, di setiap sesi saya selalu mengajak satu dua orang rekan (yang sudah sukses) untuk berbagi pengalaman. Selain untuk membuka mata bahwa bisnis internet tidak hanya sekedar bermain content dan PPC, juga untuk menyerap ilmu dari pengalaman-pengalaman yang mereka ceritakan.

Yah, pengalaman, baik dari diri kita sendiri maupun dari orang lain, memang selalu menjadi guru yang terbaik.

Oleh karena itu, saat bulan lalu Indosat meminta saya mencari satu orang lagi sebagai partner pembicara dalam acara seminar “Menjadi Enterpreneur di Dunia Maya” akhir minggu ini, pilihan saya langsung jatuh kepada Masbuchin, pemilik dari situs ITGossips yang sudah terkenal itu. Meskipun Jawa Pos sudah pernah memuat profil cowok yang gak pernah dateng saat diajak gathering ini, hehehe, tapi saya yakin masih banyak pengalaman menarik yang bisa ia ceritakan di seminar tersebut.

Lagipula, kalau cuman denger pengalaman saya sendiri kan pastinya sudah pada bosen, hehehe.

Yah, jika Anda sependapat dengan saya bahwa pengalaman adalah guru yang terbaik, saya sangat menyarankan untuk menghadiri acara seminar tersebut. Karena seandainya tidak menjadi pembicara sekali pun saya juga akan tetap datang. Kapan lagi lah bisa denger langsung pengalaman dari Masbuchin yang kabarnya berencana untuk buka peternakan sapi ini. Lagipula meskipun berbayar, biayanya murah kok, hanya 50 ribu saja untuk mahasiswa dan 75 ribu untuk umum. Dapet sertifikat pula (dari CAN) :)

Detilnya bisa dibaca di sini atau simak baik-baik poster berikut ini:

Sampai bertemu di Graha Indosat :)

h1

Bagan Alir Bisnis AdSense

Juli 18, 2008

Google AdSense Images

Salah satu pertanyaan yg banyak saya terima — baik melalui email, SMS, maupun halaman konsultasi AdSense di blog ini — adalah, “Apa yg harus dilakukan setelah mendaftarkan diri dan diterima di Google AdSense?“. Bagi yg sudah lama berkecimpung di dunia AdSense mungkin ini terdengar aneh, tapi bagi mereka yg baru mengenal makhluk ajaib yg mirip tuyul (maksudnya sama2 bisa datengin duit waktu kita tidur, hehehe) bernama Google AdSense ini tentu jawaban dari pertanyaan semacam itu lah yg ingin mereka dengar dan jadikan patokan untuk bertindak lebih lanjut.

Oleh karena itu, untuk membantu mereka yg baru mengenal AdSense, saya mempersembahkan Flow Chart Bisnis AdSense.

Flow Chart Bisnis AdSense Images

Seperti dapat dilihat, alur kerja bisnis AdSense terbagi menjadi 3 bagian: (a) Persiapan Account AdSense; (b) Persiapan Situs; dan (c) Penggarapan Situs. Fase pertama hanya dilakukan sekali saja sampai Anda mendapatkan account AdSense. Sedang fase kedua merupakan tahap persiapan dari fase ketiga, yg merupakan jantung dari bisnis AdSense itu sendiri. Pada prakteknya, Anda akan banyak berkutat di fase ketiga tersebut.

Situs web yg disebutkan dalam bagan alir bisnis AdSense di atas adalah situs web berjenis blog atau yg harus sering di-update. Untuk situs berjenis web service atau self-grow akan ada sedikit perbedaan alur, terutama pada tahap ketiga.

Penjelasan lebih lanjut menyusul. Cek lagi postingan ini besok atau dua hari lagi yah. Tapi kalo mo komentar dulu sekarang juga gak dilarang kok, hehehe.

PS:

Karena bikin flow chartnya tadi ribet banget (cmn pake Word 2007 plus Photoshop), mohon jangan dicolong ya gambarnya :)

Artikel ini ditulis oleh Cosa Aranda dan pertama kali dipublikasikan pada tanggal 23 April 2007. Artikel ini disponsori oleh LowonganPekerjaan.Net, situs penyedia informasi lowongan kerja terbaru tahun ini. Artikel bebas untuk didistribusikan ulang untuk keperluan non-komersil selama mencantumkan nama penulis dan sumber artikel serta tidak merubah isi.
h1

Iklan Banner

Juli 18, 2008
h1

Mengenalkan Situs Anda Pada Search Engine

Juli 2, 2008

Search Engine Submission Images

Mengenalkan situs kita pada mesin pencari (atau dengan kata lain, membuat supaya halaman2 situs kita terindeks di mesin pencari) sebenarnya sama mudahnya dengan mengenalkan ayam pada iPod, hehehe. Langkah2nya juga tidak rumit dan berbelit, karena saya sendiri biasanya hanya melakukan tiga kegiatan saja untuk membuat mesin pencari mengenal dan mencumbui (serem ya bahasanya) situs atau blog baru saya. Mau tahu apa saja ketiga langkah tersebut?

The Basic

Berikut ini tiga langkah dasar dalam mengenalkan situs Anda ke mesin pencari:

  1. Jika situs memiliki feed, daftarkan feed ke dalam FeedBurner dan lakukan langkah2 optimasi ini.
  2. Daftarkan situs Anda ke Google Webmaster Tools, tambahkan sitemap, dan lakukan verifikasi situs.
  3. Jika situs memiliki feed, daftarkan feed situs tersebut (gunakan feed dari FeedBurner jika sudah melakukan langkah pertama) ke dalam My Yahoo! dan Yahoo! Site Explorer. Tambahkan pula sitemap situs Anda pada Site Explorer.
Hindari melakukan pendaftaran situs melalui pihak ketiga atau menggunakan script/software. Entah halnya dengan mesin pencari lain, tapi pada Google kegiatan tersebut dilarang dengan ancaman hukuman penjara dibanned dari indeks. Terus terang sampai saat ini belum ada bukti nyata apakah Google benar2 menerapkan aturan ini, tapi berhati2 selalu lebih baik kan?

The Alternate

Jika Anda kurang puas dengan hanya melakukan ketiga langkah di atas dan kebetulan punya waktu luang, beberapa alternatif langkah tambahan berikut bisa juga dilaksanakan:

  1. Mendaftarkan situs ke MSN Search dan MSN Live.
  2. Mendaftarkan situs ke situs2 direktori atau top sites.
  3. Melakukan link exchange dengan situs lain atau memasang link pada situs Anda yg lain (yg sudah terindeks).

Selain menambahkan link pada situs lain (bukan link exchange), saya hampir tidak pernah melakukan langkah2 alternatif di atas.

The Myth

Ada beberapa anggapan salah yg beredar di kalangan webmaster. Di antaranya:

  • Blog lebih cepat terindeks dibandingkan situs biasa (atau sebaliknya).
  • Search engine A lebih cepat meng-indeks dibandingkan search engine B atau C.

Google and Yahoo Secrets ImagesPada dasarnya, tidak ada yg bisa menjamin berapa cepat suatu situs dapat terindeks di dalam mesin pencari. Bisa cepat, bisa lambat. Tergantung goyangannya. Ini berkaitan dengan cara kerja search engine. Untuk lebih jelasnya, silahkan cari dan baca buku “Google & Yahoo! Secrets!” karangan Jack Febrian yg secara lengkap membahas tentang mesin pencari, SEO, dan sebagainya. Ada beberapa kekurangannya sih, misalnya banyaknya kesalahpahaman seputar PageRank dan meta tag, tapi secara keseluruhan, merupakan referensi yg bagus untuk peminat SEO, khususnya pemula.

Kembali pada masalah waktu, secara normal dibutuhkan waktu 1-2 minggu untuk membuat mesin pencari ngeh dengan situs Anda. Tidak menutup kemungkinan bahwa mereka akan akrab dengan situs baru Anda dalam waktu yg lebih cepat (2 hari rekor saya) atau lebih lambat dari jangka waktu yg disebutkan.

Biasanya, semakin cepat crawler search engine berkunjung ke situs Anda, semakin cepat pula halaman2 situs Anda terindeks. Namun pada beberapa kasus, hal ini bisa saja tidak terjadi. Oleh karena itu, tetap saja tidak ada yg bisa dijadikan patokan cepat atau lambatnya suatu situs dapat terindeks oleh mesin pencari.

The Conclusion

Sebagai penutup, untuk mempertegas kesalahpahaman mitos, yg perlu Anda lakukan dalam rangka memperkenalkan situs Anda ke mesin pencari adalah melakukan ketiga langkah dasar di atas (beserta langkah alternatifnya jika mau) dan tunggu. Wait and see. Ingat selalu kata Tukul Arwana, “Orang sabar untungnya di depan mata, orang emosi ruginya di depan mata

h1

Istilah-istilah Umum di Dunia AdSense (Dan Penjelasannya)

Juli 2, 2008

Confused Girl Images

Bagi pemula yg baru mengenal AdSense mungkin belum mengetahui istilah2 yg sering dipergunakan. Berhubung pepatah mengatakan “Tak Kenal Maka Tak Sayang”, maka tidak ada salahnya untuk mempelajari terlebih dahulu arti dari istilah2 tersebut sebelum mempelajari lebih jauh mengenai AdSense.

Publisher

Publisher adalah orang atau pemilik situs yg sudah bergabung dengan Google AdSense dan sudah pula memasang iklan AdSense di situs mereka.

Ad Units

Yg dimaksud dengan Ad Units ya iklan AdSense itu sendiri. Ad Units ini terdiri dari beberapa jenis dan ukuran. Yg paling umum adalah jenis Text Ads (lihat gambar di bawah). Pada saat pengunjung meng-klik unit iklan ini, maka, jika valid, publisher akan mendapatkan pemasukan sesuai dengan nilai CPC-nya.

Text Ads Images

Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh masing2 jenis dan ukuran Ad Units di sini.

Dalam satu halaman, publisher diperbolehkan untuk memasang maksimal tiga buah Ad Units.

Link Units

Link Units hampir sama dengan Ad Units, hanya saja formatnya mirip dengan format menu yg biasa kita temui di situs2 web. Perhatikan gambar berikut:

Links Unit Images

Contoh lain dapat dilihat di sini.

Yg membedakan Link Units dengan Ad Units adalah pada saat pengunjung meng-klik iklan ini, maka ia akan diarahkan pada halaman hasil pencarian di search engine Google. Publisher baru akan mendapatkan pemasukan apabila pengunjung meng-klik salah satu Ad Unit yg ada di halaman tersebut. Pada prakteknya, Link Units terbukti menghasilkan pemasukan lebih banyak dibandingkan Ad Units biasa.

Dalam satu halaman situs, publisher diperbolehkan untuk memasang satu buah Link Units saja.

AdSense for Content

Yg dimaksud AdSense for Content adalah iklan AdSense yg dipasang di dalam suatu halaman. Iklan2 yg muncul adalah iklan2 yg berhubungan dng isi halaman tersebut. Atau istilahnya menggunakan konsep contextual. Ad Units dan Link Units adalah yg termasuk dalam AdSense for Content ini.

Alternate Ads

Pada AdSense for Content, iklan tidak selalu muncul. Sebabnya antara lain bisa karena memang stok iklan yg berhubungan dengan isi situs sudah habis atau Google tidak dapat memperkirakan apa isi situs itu sebenarnya. Jika ini terjadi, secara default, yg ditampilkan adalah iklan layanan masyarakat atau sering dikenal dengan istilah PSA (Public Service Ads). Karena bertipe donasi, maka jika di-klik, iklan ini tidak menghasilkan apa2 bagi publisher.

Untuk mengatasinya, Google memperbolehkan kita untuk memasang Alternate Ads atau iklan alternatif. Jika Ad Units yg dibuat telah di-setting dengan menggunakan Alternate Ads, maka apabila Ad Units tersebut tidak dapat tampil, yg muncul adalah iklan alternatif yg ter-setting didalamnya.

AdSense for Search

Selain memasang iklan, publisher AdSense juga dapat memasang form search box di situs mereka. Form ini dinamakan AdSense for Search. Apabila ada pengunjung yg melakukan pencarian dengan menggunakan form tersebut, maka ia akan dibawa menuju halaman hasil pencarian yg bersangkutan. Sama halnya dengan Link Units, publisher akan mendapat pemasukan apabila salah satu iklan yg ada di halaman tersebut di-klik.

Publisher diperbolehkan untuk memasang maksimal 2 buah form AdSense for Search dalam satu halaman. Selain itu publisher tidak diperbolehkan untuk memasang form pencarian dari pihak lain.

Referrals

Referrals adalah satu lagi sumber pendapatan publisher di dunia AdSense. Ya, publisher dapat melakukan iklan referral, baik berupa banner maupun text, di situs mereka. Yg perlu diingat, iklan jenis ini bersifat CPA (Cost Per Action), dimana publisher baru akan dibayar apabila pengunjung yg meng-klik iklan tersebut telah melakukan tindakan tertentu.

Misalnya, pada iklan referral AdSense, pengunjung yg meng-klik iklan dan bergabung dengan Google AdSense baru akan menghasilkan pemasukan bagi publisher apabila pengunjung tersebut meraih $100 dalam jangka waktu 6 bulan (180 hari).

Contoh tampilan iklan Referrals adalah sebagai berikut:

Google Referrals Images

Saat ini ada 3 macam iklan referral, yaitu AdSense, AdWords, dan Firefox.

Channels

Channels adalah semacam label yg dapat diberikan pada Ad Units, Link Units, AdSense for Search, dan Referrals. Satu unit iklan dapat memiliki lebih dari satu lebih, dan sebaliknya, satu label dapat digunakan untuk lebih dari satu unit iklan. Di halaman laporan Google AdSense, hasil laporan akan dikelompokkan berdasarkan Channels, sehingga penggunaan Channels akan sangat memudahkan publisher untuk menganalisa perfomance AdSense mereka.

Umumnya, publisher akan memberikan nama Channels yg sama pada unit2 iklan yg ada di satu situs. Jika mau lebih detail, sah2 saja untuk memberikan nama Channels yg berbeda untuk tiap2 unit iklan di tiap2 situs. Yg perlu diingat, maksimal jumlah Channels yg diperbolehkan saat ini adalah 200 buah.

Page Impressions

Page Impressions adalah jumlah yg menunjukkan berapa kali halaman yg mengandung Ad Units dibuka oleh pengunjung. Nilainya tidak terpengaruh oleh kuantitas Ad Units yg ada di dalam halaman yg bersangkutan.

Clicks

Rasanya tidak perlu diterangkan panjang lebar. Clicks adalah jumlah klik pada Ad Units milik publisher. Dalam halaman laporan AdSense, publisher dapat melihat total klik yg ia dapatkan, maupun berdasarkan Ad Units maupun Channel-nya.

CTR (Clickthrough Rate)

CTR adalah perbandingan dalam persen antara jumlah klik yg diterima suatu Ad Units dengan jumlah tampilan Ad Units tersebut. Misal, satu Ad Units yg ditampilkan 40 kali dan di-klik 10 kali memiliki nilai CTR 25% (10:40).

Berapa nilai CTR yg ideal? Hal ini sulit ditentukan karena terpengaruh oleh banyak faktor, seperti sumber datangnya pengunjung, jumlah pengunjung, dan sebagainya. Untuk situs yg padat pengunjung misalnya, nilai CTR antara 8 – 10% sudah termasuk ideal.

CPC (Cost Per Click)

CPC adalah jumlah uang yg akan didapatkan oleh publisher apabila Ad Units tertentu di klik. Nilai CPC masing2 Ad Units berbeda dan ditentukan oleh banyak faktor, termasuk perfomance publisher dan kualitas situs milik publisher. Namun secara umum, nilai maksimal yg mungkin adalah 20% dari nilai bid dinamis yg ditawarkan pemasang iklan.

eCPM (Effective CPM)

eCPM atau CPM (Cost Per Million) adalah hasil pembagian antara jumlah pendapatan publisher dengan jumlah page impression (per 1000) yg ia dapatkan dari iklan2nya. Sebagai contoh, publisher yg menghasilkan $200 dari 50,000 impression akan memiliki nilai CPM sebesar $4 ($200/50).

Nilai eCPM pada umumnya tidak begitu bermanfaat bagi publisher. Namun publisher dapat secara garis besar melihat kesuksesan Channel / Ad Units-nya berdasarkan eCPM Channel atau Ad Units tersebut.

Jika ada istilah lain yg sekiranya perlu ditambahkan, silahkan tinggalkan komentar di bawah ini :)

PS:
(1) Gambar di pojok kanan atas diambil dari http://www.abcb.com/fan_art/2001/cont_001.gif

h1

Tehnik Dasar AdSense Yang (Mungkin) Anda Belum Tahu

Juli 2, 2008

Salah satu pertanyaan yg acap diajukan oleh rekan2 publisher dan seringkali membuat saya bingung adalah mengenai trik2 rahasia di AdSense. Bukannya ragu untuk mempublikasikan rahasia, tapi karena bagi saya tidak ada rahasia satu pun di dalam ber-AdSense. Itu sebabnya saya juga tidak percaya dengan berbagai macam tawaran trik rahasia AdSense yg tersebar di internet, termasuk yg dijual oleh beberapa orang “publisher” Indonesia.

Hampir semua tehnik yg saya implementasikan dalam ber-AdSense-ria berasal atau dikembangkan dari tehnik2 dasar AdSense yg saya yakin sudah menjadi rahasia umum. Selain sering dibahas di forum2, tehnik2 dasar tersebut juga dijabarkan sendiri oleh Google pada Optimations Tips mereka.

Format Ad Units

Secara umum, ad units yg paling menguntungkan adalah yg berbentuk kotak (rectangle), yaitu yg berformat 336×280, 300×250, dan 250×250. Hindari menggunakan format 468×60 karena hampir semua pengguna internet sudah aware bahwa itu adalah iklan.

Jika ingin memasang iklan vertikal, sebaiknya gunakan format 160×600. Yg perlu diingat, hindari memasang iklan vertikal pada situs dengan struktur layout 2 kolom. Sedang untuk layout 3 kolom, letakkan iklan tersebut pada kolom tengah, di antara content utama dengan sidebar yg berisi navigasi situs.

Penempatan Iklan

  1. Pastikan ada setidaknya satu ad units yg terpasang di bagian atas situs atau istilahnya “above the fold“. Dengan kata lain, letakkan iklan di posisi dimana pengunjung tidak perlu menggulung layar untuk melihatnya.
  2. Distribusikan ad units agar tersebar di berbagai lokasi, jangan mengumpulkannya di satu titik saja. Gunanya adalah untuk menghindari kejenuhan pengunjung dan anggapan bahwa situs kita adalah MFA.
  3. Jika content utama situs Anda sedikit (sekitar 3 paragraf atau kurang), cukup letakkan satu ad units saja di antara judul artikel dan isi artikel; atau setelah artikel. Jika content utama cukup banyak, pasang dua buah ad units dan letakkan pada 2 posisi yg disebutkan sebelumnya. Jika artikel benar2 panjang, Anda bisa menambahkan satu buah ad unit lagi di tengah2 artikel. Jika menggunakan platform WordPress, Anda bisa memanfaatkan trik yg saya berikan beberapa waktu lalu.
  4. Anda juga bisa memasang dua buah ad units meskipun content utama hanya sedikit. Tapi pastikan bahwa posisinya tidak terlalu berdekatan. Salah satu triknya, Anda bisa meletakkan content2 lain setelah artikel utama sebelum memasang ad unit di bawahnya.

Link Units

Banyak publisher yg melupakan keberadaan link units karena dianggap tidak menarik. Padahal dari pengalaman hampir setiap publisher yg menggunakannya, link units terbukti memberikan kontribusi pendapatan yg tidak sedikit, bahkan seringkali lebih besar dibandingkan yg dihasilkan oleh ad units.

Hampir sama dengan ad units, hindari link units berukuran 468×15. Sebisa mungkin pasang link units berformat 768×15 (5 units) dan letakkan di bagian header situs Anda. Ini akan memberi kesan bahwa units tersebut adalah menu navigasi situs, bukan iklan.

AdSense For Search

Dari kebiasaan berinternet, pengunjung akan selalu mencari kotak search di pojok kanan atas situs Anda terlebih dahulu sebelum mencari di tempat lain. Jadi tanpa basa-basi, sebisa mungkin letakkan search box Anda di posisi tersebut. Setidaknya di posisi teratas pada sidebar Anda.

Blended atau Stand-Out

Blended berarti kombinasi warna yg Anda gunakan pada ad units atau link units sesuai dan menyatu dengan layout situs Anda secara keseluruhan. Sebaliknya, Stand-Out berarti penggunaan warna2 yg sengaja berkesan menyolok (atau mencolok yah) sehingga lebih menarik perhatian pengunjung.

Meskipun banyak orang menyarankan untuk menggunakan model blended, tapi dari pengalaman saya pribadi, model stand-out performanya tidak kalah dibandingkan model blended. Jadi untuk hal ini, saya serahkan kepada masing2 publisher untuk memilih mana yg paling baik.

Yg jangan sampai lupa, jika ingin menggunakan model blended, pastikan warna background dan warna border ad units yg dipilih sama dengan warna background situs Anda, sehingga terkesan benar2 menjadi bagian dari content.

Satu tips lagi, link berwarna biru relatif lebih banyak di-klik dibanding warna2 lain. Ini terkait dengan mindset pengunjung internet yg sudah terbentuk sejak dahulu bahwa biru adalah link ke situs lain di internet.

Meskipun sudah terbukti kebenarannya, aturan2 di atas tidak 100% mengikat. Layout situs Anda juga sedikit banyak mempengaruhi apa format layout yg paling tepat untuk digunakan. Banyak2lah bereksperimen dengan masing2 format, baik bentuknya maupun lokasinya, untuk mengetahui mana yg paling cocok untuk situs Anda.

Semoga bermanfaat :)

PS:
(1) Gambar diambil dari http://blogaboutmoneyonline.blogspot.com/2007/02/how-to-maximize-revenue-with-adsense.html

h1

Google AdSense – (Bukan) Cara Mudah Mendapatkan Uang di Internet

Juli 2, 2008

Google AdSense adalah cara mudah untuk meraup dollar di internet

Benarkah?

Jika Anda termasuk orang” yg masuk ke bisnis AdSense karena mengganggap AdSense adalah cara mudah untuk mendapatkan uang di internet, maka dengan berat hati saya harus mengatakan kalo “Anda salah!“.

Mitos ini tak lebih dari sekedar propaganda yg dilancarkan oleh orang” yg berusaha untuk meraih keuntungan dari para pemula ato orang awam. Dengan menjual e-book misalnya. Ato memberikan pelatihan tidak gratis dng biaya iuran bulanan yg tidak murah. Ato juga menjual software” ato template” yg membuat Anda seolah” bisa ongkang” kaki di depan komputer dan melihat uang masuk dng sendiri.

Kenyataannya?

Sedikit sekali publisher” baru (istilah bagi webmaster yg memasang iklan AdSense di situsnya) yg bisa terus survive dan menghasilkan pendapatan yg signifikan dan sebanding (bahkan lebih) dng usaha yg dilakukannya. Sama seperti hasil survey mengenai wirausaha yg beberapa waktu lalu saya baca. Dari sekian banyak usahawan baru, hanya 20% saja yg bisa bertahan melewati tahun pertama. Persentase ini akan semakin menyusut di setiap tahunnya, dan bukan tidak mungkin di tahun ke-lima nanti hanya tersisa 1-2 usahawan sukses dari angkatan tersebut.

Begitu pula bisnis AdSense.

Saya mengikuti hampir semua forum lokal yg membahas ttg AdSense, dan dari banyak kasus yg ada, kesalahan (baca: kegagalan) berpangkal pada anggapan di atas yg tanpa disadari telah menjadi semacam pedoman “kerja” bagi para publisher pemula.

Content yg didapat dari hasil copy-paste, topik yg terbius oleh iming” high paying keyword, situs/blog yg dibuat secara otomatis dng software, dan sebagainya. Seolah” hanya dng bermodal dengkul seperti itu, dollar akan datang dengan sendirinya.

Yg lebih parah, karena sudah terlanjur termakan oleh mitos, maka publisher” muda ini akan berusaha menggunakan cara apa pun untuk sekedar menggemukkan pundi” dollar di statistik AdSense mereka. Click fraud, force click, dan automated click, hanyalah sebagian kecil dari usaha tidak-halal yg dilakukan.

Hasilnya, meskipun di awal” tampak aman, surat banned pun melayang juga pada akhirnya.

Yah teman, bisnis AdSense pada kenyataannya tidak semudah yg digembor”kan.

Memang, saya tidak akan mengingkari adanya publisher” yg cukup berhasil hanya dng berpangku-tangan saja. Tapi sekali lagi yg perlu diinget, persentase-nya amatlah kecil, jika dibandingkan dng yg gagal.

Bagaimana solusinya?

Yang paling utama tentunya adalah menghilangkan anggapan bahwa bisnis AdSense adalah bisnis yg mudah dan tidak perlu usaha keras. Ingat, semua jenis bisnis pasti beresiko dan butuh usaha. Apa pun itu.

Selanjutnya, langkah” berikut mungkin dapat dijadikan pedoman awal dalam meraih sukses dng AdSense.

  1. Selalu mulai dng membuat situs web dng topik yg Anda kuasai ato Anda suka. Lupakan high paying keyword. Jadikan situs ini sebagai situs utama Anda, ato menurut istilah saya adalah situs inti / poros.
  2. Stl situs selesai, lanjutkan dng melakukan optimasi dari sisi SEO (Search Engine Optimization).
  3. Langkah berikutnya adalah promosi situs. Promosi dpt berupa melakukan submit ke situs” search engine, pemasangan iklan baik online maupun offline, direktori, top list, dan sebagainya. And for God’s sake, hindari SPAM!
  4. Selanjutnya, Anda tinggal menunggu hasilnya sambil terus secara berkala melakukan update (kecuali untuk situs” jenis tertentu yg tidak membutuhkan update dari webmaster).
  5. Berdoa. Kita sudah berusaha, maka jangan lupa untuk berdoa semoga usaha yg kita lakukan tidak sia”.
  6. Jika saatnya sudah tepat, lakukan ekspansi bisnis dng membuat situs baru dan lihat kembali pada langkah 1 di atas.
h1

Apa Itu Google AdSense

Juli 2, 2008
The following search terms have been highlighted: adsense

Google AdSense Images

Secara singkat, AdSense adalah layanan iklan yg dimiliki oleh Google, dimana para pemilik situs dapat memasang iklan tersebut di situs2 mereka dan mendapatkan penghasilan tambahan. Iklan yg muncul bermacam-macam jenisnya, bisa berupa teks, gambar, bahkan video; namun yg pasti, semuanya menggunakan sistem kontekstual (contextual), dimana iklan tersebut akan relevan atau sesuai dengan isi halaman dimana iklan tersebut dipasang. Perhatikan contoh gambar berikut:

AdSense Sample Images

Seluruh iklan disimpan di server milik Google sendiri, sehingga kita tidak perlu menyediakan ruang khusus di server kita untuk AdSense, ataupun meng-upload file-file tertentu. Cukup dengan menyisipkan kode JavaScript yg diberikan pada halaman situs kita saja kita sudah dapat menikmati hadirnya iklan AdSense di situs kita.

AdSense Code Images

Bagaimana Kita Mendapatkan Uang?

Seperti disebutkan di atas, dengan memasangkan iklan AdSense di situs mereka, pemilik situs memperoleh kesempatan untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Bagaimana caranya?

Tidak sulit. Yg perlu Anda, sebagai pemilik situs, lakukan adalah menunggu (dan berdoa) agar ada pengunjung yg meng-klik iklan2 tersebut. Ya, cukup dengan meng-klik saja, otomatis Anda, sebagai publisher AdSense, akan mendapatkan sejumlah uang yg nilai bagiannya diperhitungkan dari besarnya bid yg telah ditentukan oleh si pemasang iklan (advertisers). Meskipun ada faktor2 lain yg mempengaruhi, secara umum, bagian yg diperoleh publisher adalah 20% dari nilai bid.

Perlu diingat, klik yg dihitung hanyalah klik2 yg dianggap valid. Anda tidak diperbolehkan untuk melakukan klik terhadap iklan milik Anda sendiri atau pun menyuruh orang lain meng-klik iklan Anda. Detil peraturan Google AdSense dapat Anda baca di sini.

Setelah Anda mendaftarkan diri di Google AdSense dan diterima, Anda akan mendapatkan akses ke Member Area Google AdSense. Di situ, selain tersedia tool untuk men-generate kode iklan yg dibutuhkan, juga terdapat halaman Report yg mencantumkan perolehan pendapatan Anda beserta jumlah klik yg didapatkan, jumlah tampilan iklan, dan info2 penting lainnya. Perhatikan gambar berikut:

AdSense Report Images

Bagaimana Pembayarannya?

Pembayaran akan dilakukan 30 hari setelah total pendapatan Anda dalam satu bulan mencapai minimal $100. Jadi apabila bulan Februari ini Anda memperoleh $100, maka penghasilan Anda tersebut akan dikirimkan pada akhir bulan Maret. Untuk Indonesia, pembayaran akan dikirimkan dalam bentuk cek dan Anda dapat memilih untuk menggunakan jasa pos ataupun DHL (Express Delivery) dalam proses pengiriman tersebut.

Jika menggunakan jasa pos, waktu pengiriman biasanya paling cepat adalah 20-25 hari (tergantung lokasi Anda). Sedangkan, jika menggunakan DHL, cek sudah akan Anda terima dalam waktu 2-3 hari kerja. Jangan lupa, Anda biaya sebesar $24 jika Anda memilih menggunakan sistem Express Delivery, dimana biaya tersebut otomatis akan dipotong dari penghasilan kita.

Bagaimana Potensi Penghasilannya?

Tidak terbatas! Banyak publisher AdSense yg telah memperoleh ribuan bahkan puluhan ribu dollar per bulannya. Di Indonesia sendiri, publisher AdSense dengan penghasilan ribuan dollar per bulan sudah bukan hal yg aneh lagi. Sebagian dari mereka dapat Anda baca kisahnya di sini.

Baca pula Tehnik Dasar AdSense, Tips2 Seputar AdSense, dan Tanya Jawab AdSense.

Meskipun berpotensi untuk meraih pendapatan yg besar dan bahkan tidak terbatas, berbisnis Google AdSense tidak semudah membalikkan telapak tangan. Semua tetap butuh usaha dan waktu yg mungkin tidak sedikit.

So, tunggu apa lagi? Daftar sekarang (gunakan tombol di bawah ini untuk langsung menuju ke halaman Sign Up) dan mulailah memasuki dunia bisnis internet melalui Google AdSense. Dan jika masih ada hal2 yg ingin ditanyakan, manfaatkan halaman Konsultasi AdSense yg telah disediakan. Semoga sukses!