Arsip untuk ‘Google AdSense’ Kategori

h1

Cara Mendaftar Google AdSense

Oktober 8, 2008

Google AdSense Images

Untuk mulai mendaftarkan diri Anda di Google AdSense, klik pada banner berikut dan tekan tombol Click Here To Apply pada layar berikutnya. Atau jika ingin mengenal lebih dalam mengenai Google AdSense terlebih dahulu, klik di sini.

Secara keseluruhan ada 4 bagian yg harus Anda isi untuk mendaftar di AdSense, yaitu Website Information, Contact Information, Product Selection, dan Policies. Isilah dengan benar seluruh field yg ada, terutama pada bagian Contact Information karena data yg ada di situ akan digunakan untuk mengirimkan pendapatan Anda dalam bentuk cek. Selain itu, data Contact Information juga tidak mudah untuk dimodifikasi di kemudian hari (harus melakukan kontak langsung dengan pihak Google terlebih dahulu), jadi sekali lagi, pastikan semua terisi dengan benar.

Contoh pengisian formulir pendaftaran:

Jangan lupa untuk mencentang semua checkbox yg ada di bagian Policies untuk menandakan Anda setuju dengan peraturan dan ketentuan yg diberikan oleh Google AdSense.

Tekan tombol Submit Information untuk mengirimkan formulir tersebut ke Google. Selanjutnya, Anda akan mendapatkan email konfirmasi dari Google yg berisikan link konfirmasi. Aktifkan link tersebut. Sekarang Anda tinggal menunggu apakah aplikasi pendaftaran Anda diterima atau tidak. Biasanya dalam waktu 2 x 24 jam (hari kerja) Anda sudah akan mendapatkan balasan dari Google mengenai status pendaftaran Anda.

Jika diterima, selanjutnya Anda bisa membaca mengenai peraturan penggunaan Google AdSense atau tehnik dasar penggunaan Google AdSense.

h1

Aturan Penggunaan Google AdSense

Oktober 7, 2008

Oleh : Cosa Aranda

Tulisan berikut diambil dan diterjemahkan dari halaman Google AdSense Program Policies dengan tujuan untuk memudahkan publisher AdSense Indonesia untuk memahami dan mengerti aturan2 yg diterapkan oleh Google berkaitan dengan program Google AdSense mereka. Setiap pelanggaran aturan yg dilakukan oleh publisher, sekecil apapun, akan dapat menyebabkan keanggotaan AdSense mereka dihapus oleh Google.

Sekedar informasi, artikel berikut ditulis berdasarkan update ketentuan Google AdSense Program Policies pada bulan Januari 2007. Sewaktu-waktu, Google akan melakukan perubahan/penambahan/pengurangan aturan mereka, jadi untuk informasi yg lebih up-to-date, silahkan langsung mengacu pada halaman Program Policies mereka.

Semoga bermanfaat!

Beberapa bagian dari tulisan di bawah ini menggunakan istilah-istilah AdSense tertentu. Bagi Anda yg belum begitu paham tentang istilah-istilah tersebut, bisa membaca pengertiannya terlebih dahulu di sini.

Klik dan Impresi Yg Tidak Valid

Segala klik pada ad units harus berasal murni dari keinginan pengunjung. Berbagai cara untuk menciptakan klik atau impresi pada ad units secara keras tidak diperbolehkan. Ini meliputi, tapi tidak terbatas pada, klik atau impresi berulang yg dilakukan secara manual maupun otomatis, penggunaan layanan pihak ketiga yg menghasilkan klik atau impresi seperti program paid-to-click, paid-to-surf, autosurf, dan click exchange / click club, ataupun software yg sejenis. Sebagai catatan, melakukan klik terhadap ad unitsi sendiri juga dilarang. Segala bentuk pelanggaran terhadap aturan ini dapat mengakibatkan keanggotaan AdSense Anda dihapuskan.

Mendorong Terjadinya Klik

Untuk meyakinkan hasil yg optimal baik bagi pemasang iklan maupun pengunjung situs, publisher tidak diperbolehkan untuk meminta pengunjung mengklik iklan AdSense yg ada pada situs mereka ataupun menggunakan cara2 yg tersembunyi untuk menghasilkan klik. Jika dijabarkan, publisher AdSense:

  • Tidak diperbolehkan untuk mendorong pengunjung mengklik ad units mereka dengan menggunakan kata2 seperti “click the ads,” “support us,” “visit these links,” dan kata2 lain yg sejenis.

  • Tidak diperbolehkan untuk menarik perhatian pengunjung ke iklan yg ada dengan menggunakan panah atau gambar2 lain yg sejenis.

  • Tidak diperbolehkan untuk meletakkan gambar di sekitar ad units yg dapat membuat pengunjung mengira bahwa gambar tersebut adalah bagian dari iklan.

  • Tidak diperbolehkan untuk mempromosikan situs yg memasang ad units AdSense melalui spam ataupun cara2 yg tidak benar pada situs lain.

  • Tidak diperbolehkan untuk memberi komisi kepada pengunjung untuk mengklik iklan ataupun melakukan search pada Google For Search.

  • Tidak diperbolehkan untuk memasang label di atas ad units AdSense yg dapat menyebabkan kesalahpahaman. Sebagai contoh, ad units boleh ditandai dengan “Sponsored Links”, tapi tidak dengan “Favorite Sites”.

Isi Situs

Publisher hanya diperbolehkan untuk memasang iklan AdSense pada situs2 yg mengikuti aturan Google, selain itu, iklan tidak boleh dipasang pada halaman dimana isi utamanya menggunakan bahasa yg tidak didukung oleh Google AdSense (termasuk Indonesia).

Ad unit AdSense tidak boleh dipasang pada situs yg mengandung:

  • Kekerasan, rasis, atau saran untuk melawan/membenci orang lain, grup, maupun organisasi.

  • Pornografi dan hal2 yg bersifat dewasa.

  • Hacking/cracking.

  • Obat2an terlarang.

  • Kata2 kotor yg berlebihan.

  • Judi dan kasino.

  • Ajakan atau tawaran komisi/kompensasi kepada pengunjung untuk mengklik iklan atau tawaran, melakukan search, membrowsing situs (autosurf, paid-to-surf, dll), maupun membaca email (paid-to-read email).

  • Penggunaan kata kunci yg berulang, berlebihan, maupun tidak relevan dengan situs, baik pada content maupun kode halaman (HTML).

  • Menipu atau memanipulasi isi halaman untuk meningkatkan ranking mesin pencari dari situs yg bersangkutan.

  • Menjual atau menawarkan senjata maupun amunisinya.

  • Menjual atau menawarkan bir atau minuman dengan kadar alkohol tinggi.

  • Menjual atau menawarkan rokok atau produk2 yg berhubungan dng rokok.

  • Menjual atau menawarkan obat2an terlarang.

  • Menjual atau menawarkan replikasi atau imitasi dari suatu produk.

  • Menjual atau menawarkan tugas kuliah, skripsi, dan sejenisnya.

  • Berisi atau mempromosikan hal2 yg bersifat ilegal / melanggar hukum.

Materi Yg Dilindungi Hukum

Publisher tidak diperbolehkan untuk memasang ad units AdSense pada situs yg berisi materi2 yg dilindungi oleh hukum, kecuali mereka memiliki ijin untuk itu. Hukum yg digunakan adalah hukum DMCA, mengenai digital media.

Aturan Webmaster

Publisher AdSense diwajibkan untuk memenuhi aturan kualitas webmaster yg tercantum pada http://www.google.com/webmasters/guidelines.html.

Penggunaan Situs dan Iklan

Situs yg menggunakan iklan AdSense disarankan untuk memiliki navigasi yg mudah untuk pengunjung dan tidak mengandung pop-up yg berlebihan. Pemasangan kode AdSense juga harus sesuai dengan yg diberikan, tanpa adanya modifikasi apapun. Ini termasuk tidak diperbolehkannya untuk mengubah perilaku / cara kerja iklan dalam bentuk apa pun.

  • Situs yg menggunakan ad units AdSense tidak boleh menggunakan pop-up atau pop-under yg mengganggu pengunjung, menarik minat pengunjung, merubah setting browser, me-redirect pengunjung ke situs lain, maupun melakukan proses download.

  • Kode AdSense harus dipasang sesuai dng yg diberikan tanpa adanya modifikasi. Publisher tidak diperbolehkan untuk mengubah bagian apapun dari kode tersebut atau merubah cara kerja kode, pentargetan, ataupun penampilan iklan. Sebagi contoh, klik pada iklan AdSense tidak boleh terbuka pada jendela browser baru.

  • Situs atau suatu perusahaan tidak diperbolehkan untuk menampilkan iklan AdSense, search box AdSense, hasil pencarian, dan tombol referral pada aplikasi / software apapun, termasuk toolbar.

  • Situs yg menggunakan iklan AdSense tidak boleh mendapatkan trafik dari situs / software lain dengan cara2 yg tidak alami, seperti pop-up, redirect, dan sejenisnya.

  • Penawaran referral harus dilakukan tanpa adanya tawaran atau perjanjian tertentu dengan pengunjung. Publisher juga tidak diperbolehkan untuk meminta alamat email dari pengunjung yg menjaid referral AdSense mereka.

Penempatan Iklan

AdSense menawarkan beberapa format iklan yg dapat digunakan oleh publisher. Publisher disarankan untuk bereksperimen dengan berbagai penempatan iklan, tanpa melanggar aturan2 berikut:

  • Maksimal tiga ad units dalam satu halaman.

  • Maksimal dua search box Google AdSense for Search dalam satu halaman.

  • Maksimal satu link units dalam satu halaman.

  • Maksimal dua referral units dari masing2 produk referral yg ada.

  • Hasil pencarian AdSense for Search hanya boleh ditampilkan pada halaman yg mengandung maksimal satu link units.

  • Tidak diletakkan pada pop-up, pop-under, maupun email.

  • Tidak ada elemen halaman apapun yg menutupi sebagian/seluruh bagian iklan.

  • Iklan AdSense apapun tidak boleh diletakkan pada halaman yg tidak berisi apa2.

  • Iklan AdSense apapun tidak boleh diletakkan pada halaman yg dibuat sepenuhnya dalam rangka untuk menampilkan iklan (MFA), tidak peduli apakah isi halaman tersebut relevan atau tidak.

Iklan atau Layanan Dari Pihak Lain

Untuk menghindari kebingungan pengunjung, Google tidak memperbolehkan untuk memasang iklan maupun search box AdSense pada situs yg juga mengandung iklan maupun search box dari pihak lain yg menggunakan format tampilan (bentuk, ukuran, dan warna) yg sama dengan iklan dan search box AdSense yg ada di halaman tersebut.

Sumber : http://www.cosaaranda.com

h1

Tanya Jawab Seputar Google AdSense

Oktober 7, 2008

Oleh : Cosa Aranda

Artikel berikut ini dirangkum dari pertanyaan2 (dan jawaban) yg diajukan di bagian Konsultasi AdSense. Salah satu alasan kenapa saya memutuskan untuk merangkumnya di sini adalah karena halaman konsultasi tersebut sudah sedemikian panjangnya (kaget juga sih liat respon dari temen2 :) ), sehingga sangat sulit untuk membaca dan menelusuri masing2 topik yg dibahas.

Mengenai Dasar AdSense

Q: Apa itu CTR, CPC, eCPM, dll?
A: Baca penjelasannya di
sini.

Q: Bagaimana agar situs kita diterima oleh Google?
A: Cara berikut biasanya berhasil:

  1. Bikin blog baru di blogspot

  2. Gunakan salah satu template selain yg default (biar gak keliatan bikinnya asal2an) atau bisa juga pake custom template yg banyak ada di internet.

  3. Ambil artikel2 dari situs free publish article, seperti ArticleCity, GoArticle, dll. Copy-paste sekitar 10 artikel dari sana.

  4. Coba apply lagi dng menggunakan blog tersebut.

Q: Bagaimana cara mengganti email yg kita gunakan untuk mendaftar di Google AdSense?
A: Tidak bisa, tapi bisa dicoba untuk langsung mengkontak Google dan menjelaskan alasan melakukan perubahan, siapa tahu diperbolehkan.

Mengenai Implementasi AdSense

Q: Apakah boleh meletakkan kode AdSense dalam IFRAME?
A: Boleh, tapi tidak disarankan. Dulu halaman Setup milik Google mengikutsertakan pilihan untuk membuat kode AdSense yg bisa diletakkan di tag IFRAME, tapi fitur ini sekarang sudah dihilangkan. Walaupun begitu,
Program Policies Google AdSense tidak menyebutkan apakah kita diperbolehkan menggunakan IFRAME atau tidak. Jadi, untuk berjaga2, jika memang memungkinkan, hindari meletakkan kode AdSense dalam IFRAME.

Q: Apakah boleh meletakkan kode AdSense di lebih dari satu situs?
A: Boleh saja. Dan Anda tidak perlu mendaftarkan masing2 situs tersebut.

Q: Bagaimana cara memasang video ad units AdSense?
A: Baca penjelasannya di
sini.

Q: Apakah boleh menyamarkan ad units AdSense sehingga tidak kelihatan seperti iklan?
A: Boleh, asal masih ada dalam batasan2 yg diberikan oleh Google di
Program Policies mereka.

Q: Apakah pengunjung tetap situs kita lebih cenderung mengabaikan iklan AdSense dibandingkan pengunjung baru? Cara mengatasinya?
A: Ya. Efek ini disebut dengan “Ad Blindness”, yaitu kecenderungan pengunjung untuk mengabaikan iklan yg ada karena mereka sudah terlalu sering melihatnya. Untuk mengatasinya, letakkan ad units AdSense secara acak atau ubahlah desain situs Anda secara berkala, antara 3 sampai 6 bulan sekali.

Q: Mengapa CPC saya kecil atau tidak stabil?
A: CPC dipengaruhi oleh bid yg dipasang oleh pemasang iklan di AdWords. Pemasang iklan tentunya tidak sembarangan dalam memasang bid karena itu mempengaruhi dana yg mereka keluarkan. Bisa jadi mereka memasang bid yg besar di waktu2 tertentu, dan sebaliknya, merendahkan pengeluaran mereka di hari2 lainnya.

Q: Saya lihat ada situs lain yg memodifikasi kode AdSense mereka. Apakah diperbolehkan?
A: Tidak. Kecuali mereka adalah publisher2 premium AdSense yg memang berhak dan diperbolehkan untuk melakukan hal tersebut.

Mengenai Referral AdSense

Q: Apakah kita akan mendapatkan uang apabila ada yg mengklik link referral AdSense kita?
A: Tidak. Kita hanya akan mendapatkan uang apabila ada yg mendaftar AdSense melalui link tersebut dan mendapatkan $100 dalam waktu kurang dari 6 bulan (180 hari). Untuk keterangan lebih lanjut mengenai referral, baca di
sini.

Mengenai Software Monitor AdSense

Q: Apakah AdSense Tracker itu?
A: AdSense Tracker adalah script 3rd-party yg berguna untuk mendeteksi dan memonitor segala kegiatan yg berhubungan dengan ad units AdSense kita, baik jumlah klik, asal pengunjung yg meng-klik, dsb.

Q: Dimana bisa mendapatkan script AdSense Tracker?
A: Anda bisa membelinya di AdSenseTracker.com atau silahkan berburu di situs2 warez :)

Q: Apakah boleh memasang lebih dari satu script tracking AdSense?
A: Boleh.

Mengenai Banned

Q: Apakah tanda2 di-banned?
A: Yg pertama, kita akan mendapatkan imel dari Google mengenai hal tersebut. Yg kedua, Anda tidak bisa lagi login ke Member Area AdSense. Yg terakhir, seluruh ad units yg Anda pasang akan menampilkan PSA.

Q: Apa yg harus kita lakukan apabila terlanjur di-banned? Apakah bisa ikut AdSense lagi?
A: Baca jawabannya di
sini.

Mengenai PIN

Q: Apa itu PIN?
A: PIN adalah nomer identifikasi yg diberikan oleh Google sebagai sarana pengecekan apakah alamat yg kita gunakan untuk mendaftarkan diri di Google AdSense valid atau tidak. Agar dapat melakukan payout, Anda harus memasukkan nomer PIN yg Anda terima di Member Area AdSense. Hanya publisher AdSense yg mendaftar setelah sekitar pertengahan 2005 saja yg akan menerima PIN.

Q: Kapan PIN dikirim?
A: PIN akan dikirimkan pada saat pendapatan kita mencapai $50
tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu. Statusnya dapat Anda lihat di Member Area AdSense.

Q: Kenapa saya belum menerima nomer PIN?
A: Google menggunakan surat pos biasa untuk mengirimkan nomer PIN, jadi jangka waktu pengirimannya berbeda2 dan untuk yg tinggal di daerah terpencil, memang ada kemungkinan untuk tidak menerima kiriman tersebut (tergantung pihak kantor pos di daerah tersebut). Jika dalam waktu sekitar 1.5 bulan Anda belum menerima PIN Anda, kontak Google.

Lain-Lain

Q: Apakah click-club / click-exchange dilarang? Apakah dapat meningkatkan pendapatan kita?
A: Ya. Ini tercantum dalam
Program Policies Google AdSense. Mengikuti / menjalankan kegiatan ini memang mungkin dapat meningkatkan pendapatan AdSense kita dengan cepat, tapi apa artinya kalo tiba2 Anda di-banned dari Google.

Sumber : http://www.cosaaranda.com

h1

Panduan Instalasi WordPress Cara Manual

Juli 30, 2008

Seperti yg di-rikues sebelumnya oleh beberapa rekan, berikut ini panduan untuk melakukan instalasi WordPress dengan cara manual. Kenapa tidak menggunakan Fantastico bawaan CPanel atau fasilitas2 auto-install dari control panel web hosting lain? Karena workshop WordPress yg sedang berlangsung sebagian masih menggunakan WordPress v2.07, sedangkan fasilitas2 auto-install tersebut biasanya akan menginstall versi terbaru dari WordPress (v2.1 saat artikel ini ditulis).

Persiapan

Yg harus disiapkan pertama kali adalah script WordPress itu sendiri. Jika Anda belum punya, Anda dapat mendownloadnya langsung di situs WordPress. Atau jika Anda ingin menginstall versi 2.07 untuk keperluan workshop, unduh filenya terlebih dahulu di sini.

Untuk program FTP, kita akan menggunakan aplikasi FTP berbasis web yg bernama Net2FTP. Anda bisa memasangnya sendiri di hosting Anda jika mau (open source), jika tidak, bisa gunakan milik saya di sini. Jangan khawatir, sudah dikonfigurasi supaya tidak melakukan logging kok, jadi gak perlu khawatir data loginnya saya ambil.

Membuat Database

Sebelum mulai instalasi, kita akan membuat database baru terlebih dahulu. Ikuti langkah2 di bawah ini (asumsi, hosting Anda menggunakan CPanel):

  1. Login ke dalam CPanel hosting. Klik pada menu MySQL.
  2. Pada bagian Current Databases, masukkan nama database yg ingin Anda buat pada kolom New Database. Misal, workdb. Tekan tombol Create Database. Database yg dibuat akan memiliki nama dengan format usernamehosting_namadatabase. Jika username hosting Anda adalah XXX dan database yg Anda buat adalah YYY, maka keseluruhan nama databasenya adalah XXX_YYY.
  3. Untuk meningkatkan keamanan, sebaiknya siapkan user baru untuk masing2 database. Pada bagian Current Users, masukkan nama user pada kolom Username dan password yg diinginkan pada kolom Password. Tekan tombol Create User untuk konfirmasi. Sama dengan database, user yg dibuat akan memiliki nama dengan format usernamehosting_usernamedatabase.
  4. Terakhir, pada bagian Add Users To Your Databases, pilih user yg baru Anda buat dari pulldown menu sebelah kiri. Selanjutnya, pilih database yg baru Anda buat pada pulldown menu sebelah kanan. Jika checkbox Priviledge ALL belum tercentang, klik agar tercentang. Tekan tombol Add User To Database.
Jika Anda ingin menginstall lebih dari satu WordPress di hosting yg sama, siapkan database tersendiri untuk masing2 installasi WordPress. WordPress sendiri sebenarnya mendukung penggunaan 1 database untuk lebih dari satu instalasi WordPress, tapi sebaiknya hal ini dihindari demi pertimbangan perfomance dan keamanan.

Mengupload WordPress

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, kita akan menggunakan aplikasi web Net2FTP di sini. Berikut ini langkah2nya:

  1. Bukalah alamat berikut ini pada web browser Anda: http://webftp.sitecows.com. Anda juga dapat menggunakan layanan Net2FTP lain, seperti yg disediakan oleh Dreamhost di http://webftp.dreamhost.com. Lakukan login ke FTP server situs Anda dengan mengisikan data2nya di form login seperti pada gambar berikut dan pastikan kolom Initial Directory terisi /public_html.Step 1 Images
  2. Jika Anda ingin menginstall WordPress di dalam subdirektori, tekan tombol New Dir dan pada layar berikutnya masukkan nama direktori yg ingin Anda buat. Klik gambar centang untuk membuat direktori dan selanjutnya tekan gambar panah kiri untuk kembali ke root direktori. Klik nama subdirektori yg baru Anda buat untuk berpindah ke direktori tersebut.
  3. Tekan tombol Upload. Pada bagian Archives (zip, tar, tgz, gz), tekan tombol Browse dan pilih file WordPress yg sebelumnya telah Anda download. Tekan gambar centang untuk memproses.Step 3 Images

    Tunggu hingga proses upload selesai dan tekan gambar panah kiri untuk kembali ke layar sebelumnya.

  4. Biasanya, WordPress akan secara otomatis terupload ke dalam subdirektori wordpress. Karena kita tidak ingin ia terinstall di sana, klik pada subdirektori wordpress untuk masuk ke dalam direktori tersebut.Step 4 Images

    Pada layar berikutnya, tunggu sampai seluruh halaman ter-load (PENTING!) dan klik tulisan All. Ini akan membuat seluruh file dan subdirektori yg ada terpilih.

    Step 5 Images

    Karena kita akan memindahkan file2 tersebut, tekan tombol Move. Pada layar berikutnya, di sebelah tombol Set all target directory, ubahlah isinya ke /public_html (jika Anda ingin menginstall WordPress di root direktori) atau /public_html/namadirektori (jika Anda ingin menginstall WordPress di dalam subdirektori tertentu). Tekan tombol Set all target directory, tunggu beberapa saat, dan lanjutkan dengan meng-klik tanda centang untuk memulai proses pemindahan file.

    Step 7 Images

    Seperti biasa, tekan gambar panah kiri untuk kembali ke layar sebelumnya.

  5. Berpindahlah ke direktori/subdirektori tempat Anda memindahkan file2 di atas dengan meng-klik public_html (untuk root direktori) atau nama subdirektorinya pada Directory Tree.Step 8 Images

    Tunggu sampai halaman ter-load keseluruhan. Scroll sedikit ke bawah dan cari file wp-config-sample.php. Beri centang pada checkbox di sebelahnya untuk memilih file tersebut dan selanjutnya klik pada tombol Rename di bagian atas.

    Step 9 Images

    Pada layar berikutnya, ubahlah wp-config-sample.php menjadi wp-config.php pada kolom New Name. Tekan tanda centang untuk merubah nama file dan selanjutnya tekan gambar panah kiri untuk kembali ke layar sebelumnya.

    Step 11 Images

  6. Langkah terakhir adalah mengubah konfigurasi database WordPress. Carilah file wp-config.php dari tabel daftar file dan tekan link Edit yg ada di sebelah kanannya.Step 12 Images

    Pada layar berikutnya, ubahlah setting database sesuai dengan yg data database yg telah dibuat pada tahap sebelumnya. Jika sudah, tekan ikon disket untuk menyimpan. Jika sudah tersimpan, tekan gambar panah kiri untuk kembali.

    Step 13 Images

  7. Tekan ikon berwarna merah yg ada di kanan atas (sori, lupa gambarnya) untuk keluar dari aplikasi Net2FTP.

Menginstall WordPress

  1. Pada jendela web browser Anda, ketikkan alamat berikut: http://www.namadomain.com/install.php. Sesuaikan alamat tersebut apabila Anda mengupload WordPress ke dalam subdomain atau subdirektori tertentu.
  2. Masukkan nama blog Anda pada kolom Weblog Title dan alamat email Anda pada kolom Your E-Mail. Tekan tombol Continue To Second Step untuk melanjutkan.Step 14 Images
  3. Selesai :) Anda dapat melihat informasi login Anda dengan password yg secara otomatis telah di-generate secara acak. Gunakan informasi tersebut untuk login ke dalam control panel WordPress melalui link yg ada di halaman tersebut.Step 15 Images
Artikel ini ditulis oleh Cosa Aranda dan pertama kali dipublikasikan pada tanggal 17 February 2007. Artikel ini disponsori oleh LowonganPekerjaan.Net, situs penyedia informasi lowongan kerja terbaru tahun ini. Artikel bebas untuk didistribusikan ulang untuk keperluan non-komersil selama mencantumkan nama penulis dan sumber artikel serta tidak merubah isi.
h1

Cara Gampang Cari Backlink

Juli 18, 2008

Lake House Images

Sebagus apapun situs Anda, tanpa backlink (atau ada yg menyebutnya link back) ia bagaikan sebuah rumah kecil di tengah danau luas yg berisi ikan2 piranha ganas. Mungkin ilustrasinya terlalu berlebihan, tapi intinya, backlink bagaikan jalan yg menghubungkan situs Anda dengan pengguna internet. Tanpa backlink, jangankan pengunjung, crawler mesin pencari, yg bisa Anda bayangkan sebagai angkot, juga gak mungkin mampir.

Berpindah dari rumah terpencil, sekarang bayangkan sebuah pusat perbelanjaan yg besar, megah, dan banyak dikunjungi orang. Tempat2 seperti itu pasti memiliki fasilitas transportasi yg memadai, termasuk banyaknya jalan alternatif menuju lokasi. Gak mungkin kan ada developer yg membangun sebuah mall di tempat yg susah diakses? Nah, jika kembali pada analogi backlink di awal, maka agar situs kita ramai dikunjungi orang, kita harus punya banyak backlink. Selain itu, semakin banyak backlink, semakin populer lah situs kita (ingat PageRank milik Google).

Lalu bagaimana cara menciptakan backlink?

Untuk mereka yg sudah mempunyai banyak situs tentunya bukan hal yg sulit. Cukup beri tautan ke situs yg diinginkan dari situs2 yg lain. Beres.

Cara lain adalah dengan membeli atau menyewa link dari situs lain. Menggunakan Text-Link-Ads (ref) atau AdBrite (ref) misalnya. Tentu saja, cara ini butuh dana yg tidak sedikit. Tapi biasanya, hasil yg diperoleh sebanding dengan biaya yg dikeluarkan.

Di sisi lain, cara yg lebih ekonomis adalah bertukar link (istilah kerennya: link exchange) dengan situs milik teman kita. Sukur2 kalo punya banyak teman yg mau berbaik hati untuk bertukar tautan. Hanya jangan lupa, usahakan untuk bertukar dengan situs2 yg bertopik sejenis dengan situs Anda.

Nah, bagaimana jika Anda termasuk golongan yg (a) baru punya satu atau sedikit situs web; (b) tidak punya dana untuk membeli atau menyewa link; dan (c) tidak punya teman untuk bertukar link ?

Solusi yg paling baik adalah memanfaatkan layanan link exchange dari pihak ketiga. Banyak situs2 di internet yg menawarkan jasa link exchange ini secara gratis, tapi yg harus diperhatikan, tidak semuanya efektif dalam memberikan backlink. Bahkan, terus terang dulu saya tidak mempercayai satu pun layanan2 tersebut, sampai akhirnya sejak beberapa waktu lalu mencoba sendiri dan menikmati hasilnya.

Salah satu layanan link exchange yg telah terbukti berhasil mendatangkan backlink adalah Co-Op Advertising Network milik DigitalPoint. Secara singkat, konsepnya adalah kita mendapat 1 poin untuk setiap satu link (milik member lain) yg ditampilkan di situs kita. Semakin banyak link yg tampil, dan semakin sering link tersebut ditampilkan, semakin banyak pula poin yg kita peroleh. Nah poin ini merupakan jatah berapa kali link situs kita ditampilkan di situs member lain.

Berikut ini langkah2 untuk bergabung dan menggunakan jasa tersebut.

  1. Masuk ke situs Co-Op Advertising Network (ref) dan buatlah account di sana.
  2. Masukkan data situs yg ingin Anda beri backlink dan klik Submit. Perhatikan contohnya pada gambar di bawah ini:Step 1 Images
  3. Klik menu Setup Instruction dan ubah nilai pada form menjadi seperti pada gambar berikut.Step 2 Images
    Pada kolom Separated Ads With, ubah
    menjadi & nbsp;& nbsp;|& nbsp;& nbsp; (hapus spasinya) jika ingin menampilkan daftar link secara horisontal.
  4. Selanjutnya, ikuti instruksi2 yg diberikan, termasuk untuk membuat file di server dan menambahkan kode Link Exchange ke dalam situs kita.
  5. Jika sudah, tekan tombol Back untuk kembali ke halaman utama Co-Op Advertising Network. Lihat bagian bawah. Pada tabel, klik pilihan Enable pada kolom situs Anda.
  6. Jika di bagian atas ada link untuk melakukan validate, tekan juga link tersebut untuk mem-validasi dan mengaktifkan account Anda.
  7. Selesai :)
Langkah2 di atas mungkin agak membingungkan apabila hanya dibaca. Saran saya, bacalah sembari mencobanya langsung.

Salah satu situs saya, dengan menggunakan layanan ini selama seminggu, telah berhasil mengumpulkan backlink sebanyak 8000 buah! Cukup efektif dan praktis kan? :)

Layanan link exchange lain yg telah terbukti hasilnya:

Selamat mencoba :)

PS:

(1) Gambar diambil dari http://www.lake-macquarie.com/_images/16.jpg

(2) Gara2 nulis artikel ini jadi dapet ide untuk nulis artikel Istilah2 SEO, hehehehe.

Artikel ini ditulis oleh Cosa Aranda dan pertama kali dipublikasikan pada tanggal 31 January 2007. Artikel ini disponsori oleh LowonganPekerjaan.Net, situs penyedia informasi lowongan kerja terbaru tahun ini. Artikel bebas untuk didistribusikan ulang untuk keperluan non-komersil selama mencantumkan nama penulis dan sumber artikel serta tidak merubah isi.
h1

Pengalaman (Orang Lain) Adalah Guru Yang Baik

Juli 18, 2008

Saya paling suka mendengar pengalaman dari pebisnis internet-pebisnis internet. Saat mengunjungi suatu tempat dan ada jadwal yang kosong, biasanya saya mencoba untuk menghubungi teman-teman yang ada di sana untuk sejenak bertemu dan ngobrol-ngobrol. Topik utamanya, tentu saja berbagi informasi dan pengalaman terbaru seputar bisnis internet.

Di sela jadwal seminar “Tambang Dolar di Bisnis Internet” lalu misalnya, saya sempat bertemu dengan salah satu internet marketer terbaik yang dimiliki negara kita. Yang bukan pemain affiliate serius kemungkinan besar tidak mengenal namanya, tapi kemampuannya sudah diakui oleh banyak pemasar internet terkemuka di luar negeri. Soal penghasilan beliau? Gak perlu ditanya lagi lah, 4-5 digit dolar bagaikan uang receh.

Dari pengalaman-pengalaman yang ia utarakan, banyak sekali pelajaran berharga yang bisa saya ambil.

Tentang pentingnya memiliki fokus dan target.

Tentang pentingnya untuk tidak menyerah.

Dan tentang pentingnya untuk berbagi.

Beberapa bulan lalu pun di Jogja saya juga pernah bertemu dengan orang hebat lainnya. Cirinya mirip: penghasilan berlimpah, low profile, tapi tidak banyak yang mengenalnya. Dari pertemuan tersebut saya belajar tentang pentingnya meletakkan telur di keranjang yang berbeda serta pentingnya mencoba berbagai cara untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Bahkan minggu lalu, melalui obrolan via YM, saya belajar satu hal lagi darinya, bahwa yang kecil pun bisa menjadi besar jika kita benar-benar mau menekuninya.

Flashback sekitar satu tahun yang lalu, saat beberapa kali saya mengadakan workshop bisnis internet versi hemat di Surabaya, di setiap sesi saya selalu mengajak satu dua orang rekan (yang sudah sukses) untuk berbagi pengalaman. Selain untuk membuka mata bahwa bisnis internet tidak hanya sekedar bermain content dan PPC, juga untuk menyerap ilmu dari pengalaman-pengalaman yang mereka ceritakan.

Yah, pengalaman, baik dari diri kita sendiri maupun dari orang lain, memang selalu menjadi guru yang terbaik.

Oleh karena itu, saat bulan lalu Indosat meminta saya mencari satu orang lagi sebagai partner pembicara dalam acara seminar “Menjadi Enterpreneur di Dunia Maya” akhir minggu ini, pilihan saya langsung jatuh kepada Masbuchin, pemilik dari situs ITGossips yang sudah terkenal itu. Meskipun Jawa Pos sudah pernah memuat profil cowok yang gak pernah dateng saat diajak gathering ini, hehehe, tapi saya yakin masih banyak pengalaman menarik yang bisa ia ceritakan di seminar tersebut.

Lagipula, kalau cuman denger pengalaman saya sendiri kan pastinya sudah pada bosen, hehehe.

Yah, jika Anda sependapat dengan saya bahwa pengalaman adalah guru yang terbaik, saya sangat menyarankan untuk menghadiri acara seminar tersebut. Karena seandainya tidak menjadi pembicara sekali pun saya juga akan tetap datang. Kapan lagi lah bisa denger langsung pengalaman dari Masbuchin yang kabarnya berencana untuk buka peternakan sapi ini. Lagipula meskipun berbayar, biayanya murah kok, hanya 50 ribu saja untuk mahasiswa dan 75 ribu untuk umum. Dapet sertifikat pula (dari CAN) :)

Detilnya bisa dibaca di sini atau simak baik-baik poster berikut ini:

Sampai bertemu di Graha Indosat :)

h1

Bagan Alir Bisnis AdSense

Juli 18, 2008

Google AdSense Images

Salah satu pertanyaan yg banyak saya terima — baik melalui email, SMS, maupun halaman konsultasi AdSense di blog ini — adalah, “Apa yg harus dilakukan setelah mendaftarkan diri dan diterima di Google AdSense?“. Bagi yg sudah lama berkecimpung di dunia AdSense mungkin ini terdengar aneh, tapi bagi mereka yg baru mengenal makhluk ajaib yg mirip tuyul (maksudnya sama2 bisa datengin duit waktu kita tidur, hehehe) bernama Google AdSense ini tentu jawaban dari pertanyaan semacam itu lah yg ingin mereka dengar dan jadikan patokan untuk bertindak lebih lanjut.

Oleh karena itu, untuk membantu mereka yg baru mengenal AdSense, saya mempersembahkan Flow Chart Bisnis AdSense.

Flow Chart Bisnis AdSense Images

Seperti dapat dilihat, alur kerja bisnis AdSense terbagi menjadi 3 bagian: (a) Persiapan Account AdSense; (b) Persiapan Situs; dan (c) Penggarapan Situs. Fase pertama hanya dilakukan sekali saja sampai Anda mendapatkan account AdSense. Sedang fase kedua merupakan tahap persiapan dari fase ketiga, yg merupakan jantung dari bisnis AdSense itu sendiri. Pada prakteknya, Anda akan banyak berkutat di fase ketiga tersebut.

Situs web yg disebutkan dalam bagan alir bisnis AdSense di atas adalah situs web berjenis blog atau yg harus sering di-update. Untuk situs berjenis web service atau self-grow akan ada sedikit perbedaan alur, terutama pada tahap ketiga.

Penjelasan lebih lanjut menyusul. Cek lagi postingan ini besok atau dua hari lagi yah. Tapi kalo mo komentar dulu sekarang juga gak dilarang kok, hehehe.

PS:

Karena bikin flow chartnya tadi ribet banget (cmn pake Word 2007 plus Photoshop), mohon jangan dicolong ya gambarnya :)

Artikel ini ditulis oleh Cosa Aranda dan pertama kali dipublikasikan pada tanggal 23 April 2007. Artikel ini disponsori oleh LowonganPekerjaan.Net, situs penyedia informasi lowongan kerja terbaru tahun ini. Artikel bebas untuk didistribusikan ulang untuk keperluan non-komersil selama mencantumkan nama penulis dan sumber artikel serta tidak merubah isi.